| schema:text
| - Keliru, Video yang Diklaim Ribuan Warga Indramayu Membakar Ponpes Al Zaytun
Senin, 14 Agustus 2023 20:03 WIB
Sebuah akun Facebook menyebarkan video dengan narasi ribuan warga Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, membakar Ponpes Al Zaytun yang juga berlokasi di daerah tersebut.
Klaim itu tercantum dalam judul, keterangan, dan thumbnail video. Sementara narator membahas dugaan-dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pemimpin Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. Sejumlah video kebakaran bangunan dan bekas kebakaran juga ditampilkan dalam konten yang diunggah 9 Agustus 2023 itu.
Video yang telah dihapus itu juga beredar di YouTube. Namun, benarkah ribuan warga Indramayu membakar Ponpes Al Zaytun seperti gambar dan narasi yang disertakan?
PEMERIKSAAN FAKTA
Tempo memverifikasi klaim itu menggunakan mesin pencari dan layanan reverse image search. Ditemukan sejumlah fakta yang bertentangan dengan narasi ribuan warga Indramayu membakar Ponpes Al Zaytun.
Video kebakaran yang muncul pada detik ke-2 memperlihatkan kondisi kebakaran sebuah bangunan pada malam hari. Video tersebut bukanlah Ponpes Al Zaytun yang dibakar, melainkan peristiwa kebakaran rumah toko (ruko) di Kabupaten Indramayu, sebagaimana diberitakan Kompas TV, 12 Mei 2023.
Keterangan yang disertakan mengatakan video kebakaran ruko itu merupakan rekaman warga. Diduga, penyebabnya adalah ledakan di pom bensin mini, lalu api merembet dan membakar ruko.
Demikian juga pada video detik ke-42, yang memperlihatkan kebakaran pada sebuah bangunan dua lantai berpagar hijau pada siang hari. Video memiliki kesamaan dengan foto berita Detik.com yang tayang 18 Februari 2023.
Sesungguhnya bangunan yang terbakar itu bukanlah Ponpes Al Zaytun, melainkan Ponpes Baitul Ikhwan Al Munawwar yang berada di kaki Gunung Burangrang di Desa Nagrog, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sepuluh kamar santri hangus terbakar.
Verifikasi Narasi
Narasi yang diungkapkan oleh narator secara berulang merupakan potongan berita Tribunnews tentang penggeledahan Ponpes Al Zaytun oleh kepolisian pada Jumat 4 Agustus 2023. Sementara terkait pemeriksaan Panji pada 2 Agustus 2023, sama dengan sebagian isi berita Media Indonesia.
Dua berita itu juga sesungguhnya tidak menyatakan adanya ribuan warga Kabupaten Indramayu yang membakar Ponpes Al Zaytun sebagaimana narasi yang beredar di Facebook.
KESIMPULAN
Berdasarkan verifikasi Tempo, narasi yang mengatakan adanya ribuan warga Indramayu yang membakar Ponpes Al Zaytun adalah klaim keliru. Video yang disertakan tidak sesuai dengan klaim tersebut.
TIM CEK FAKTA TEMPO
**Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email [email protected]
|